[FF] Your Love Change My World (Part 3)

Title : Your Love Change My World

Maincast : Im YoonA, Lee Donghae, Tiffany

Supportercast : temukan sendiri chingudeul XD XD

Genre : Romance, Life, Chapter, Sad

A/N : Halooo haloooooo readers!! ^^ kini author membawa part 2 dari ff “Your Love Change My World”, tak usah berbabibubebo lebih baik lansung berfantasi di dunia author!! ^^ mian kalau masih ada typo, karena author juga seorang manusia T^T tapi gomawoyo chingudeul sudah mau menyempatkan waktunya untuk mengunjungi blogku XD XD sungguh-sungguh tersanjung(?). Ayo lanjut ke part 2!!

Preview

at Taman Seoul

Kini aku dan Donghae sudah sampai di depan taman Seoul, 1 kata yang dapat mendeskripsikan taman ini.. INDAH. Pemandangan beraneka bunga yang ada disini ditambah dengan anak-anak kecil yang bermain-main di taman playground yang ada disini sangat menyenangkan. Disini juga banyak para pedagang yang menjual beraneka jenis makanan & minuman, ah lengkap sekali tempat ini. Aku pun yang sedari sempat tertegun dengan keindahan Taman Seoul disadarkan oleh seorang namja yang tak lain adalah Donghae.

“YoonA-si, kau mau es krim tidak??” tanya Donghae dengan sangat ramah kepadaku.

“Ah? ne gomawo oppa. Aku mau yang coklat hehe” ucapku sambil tersenyum-tersenyum sendiri, karna kalian tahu kenapa?? aku sangat menyukai es krim coklat. Dan ini lah saat yang tepat untuk bersantai sambil memakan es krim coklat hanya berdua saja dengan Donghae.

“Tunggu sebentar YoonA-ya” ucap Donghae sembari meninggalkanku perlahan dari dimana tempat aku duduk, yaitu di kursi taman.

Aku akhirnya memilih untuk menunggu Donghae disini sambil mengecek iphone5ku yang kumasukkan ke tas kulit putih yang sedari tadi bergantung di tanganku. Bermain game, memutar lagu, dll. Sudah 1 jam aku menunggu Donghae disini, namun ia tidak kunjung datang. Dimana dia?? kini perasaanku merasa tidak tenang, aku pun segera mencarinya ke seberang jalanan tempat pedagang es krim itu berjualan, walaupun sedikit jauh namun masih dapat tertangkap oleh indra penglihatanku. Eh kenapa disitu ramai?? aku pun dengan tergesa-gesa mendekati kerumunan tersebut, dan aku pun perlahan mendorong pelan orang-orang yang menutupi jalanku untuk mendekati seseorang namja yang kudengar tertabrak sebuah truk 1 jam yang lalu. Dan kalian pasti tidak percaya, namja itu membawa 2 es krim ditangannya dan ia memakai sebuah gelang yang sangat tidak asing bagiku.

“DONGHAEEEEE OPPA!!!”

YoonA POV

at Seoul Hospital

“Hwaaaaaaaaa ottokhae?? ottokhae Tiffany?? apa yang harus aku lakukan sekarang?? aku tidak mau untuk kedua kalinya kehilangan seseorang yang sangat aku cintai” ucapku tanpa jeda yang menampakan kekhawatiranku kepada Donghae sekarang.

“Sudahlah YoonA, percaya padaku Donghae pasti kuat. Donghae pasti bisa sehat kembali seperti sedia kala” ucap Tiffany sambil mengelus pelan pundakku yang sedari tadi naik turun tak beraturan.

“Tiffany, aku takut. Aku trauma dengan kecelakaan seperti ini” ucapku dengan pelan kurasakan kakiku kini sangat lemas dan untuk berdiri pun aku rasa aku tak sanggup.

“Sudah tenanglah jangan seperti ini terus. Percayalah kalau Donghae akan baik-baik saja” ucap Tiffany dengan wajah yang terlihat sangat khawatir terlebih ia adalah saudara sepupu Donghae.

“Tiffany bagaimana keadaan Donghae?? kenapa ia bisa seperti ini??” tanya seorang perempuan paruh baya yang kuyakin dia adalah eomma Donghae. Karena wajahnya sangat lah mirip dengan Donghae.

“Aniyo ahjumma tenang, dia tadi tertabrak sebuah truk dan truk tersebut melarikan diri begitu saja” terang Tiffany kepada nyonya Lee yang sedari tadi raut wajahnya terlihat sangat khawatir dengan keadaan anaknya saat ini.

“Bagaimana ahjummamu ini bisa tenang?? Donghae oppa sekarang dalam keadaan kritis Tiffany” teriak eomma Donghae kepada Tiffany dapat kurasakan di setiap perkataannya dia sangat khawatir dengan keadaan Donghae, wajar saja seorang ibu khawatir terhadap anaknya. Aku menyesal andai saja aku tidak mengiyakan tawarannya tadi, pasti Donghae sekarang masih berada disampingku.

“Eomma, hyung kenapa?? hyung baik-baik saja kan eomma??” tanya seorang anak kecil berkuncir dua yang sedari tadi menggandeng tangan perempuan paruh baya itu.

“Gwenchanna Hyenim, oppamu tidak kenapa-kenapa. Ayo kita duduk disana” ucap eomma Donghae kepada yeoja kecil itu yang dapat kuketahui bahwa yeoja manis itu adalah adik kecil Donghae.

“Baiklah eomma, lagi pula Donghae oppa kan sudah janji kepadaku untuk bermain bersamaku. Tidak mungkin ia melupakannya” balas yeoja manis yang bernaa Hyenim itu sambil menyunggingkan senyum tipis dibibirnya. Sungguh manisnya adik Donghae batinku.

“Ya YoonA-ya??! kenapa kau diam saja huh??” tanya Tiffany kepadaku sambil menyenggol lengan kiriku.

“Aku memangnya mau berbicara apa??” tanyaku dengan wajah seinnocent mungkin, ya kalian pasti mengerti apa yang kukatakan barusan. Aku bukan siapa-siapa Donghae oppa, kenapa aku harus berbicara dengan eommanya?? sangat tidak enak sekali.

“Kau ini berpura-pura bodoh atau apa sih YoonA-ya, kau ini kan ‘teman dekat’ Donghae, sudah selayaknya kau memberikan penjelasanmu kepada orangtuanya Donghae. Ah kau ini” ucap Tiffany tidak terima kepadaku karna seakan-akan aku menganggap hal barusan ini adalah hal yang sangat sepele.

“Ya mungkin aku bodoh” ucapku datar sambil berjalan pergi meninggalkan Tiffany dan segera menghampiri dokter yang baru saja keluar dari ruangan Donghae.

“Bagaimana keadaannya dokter??” tanya eomma Donghae kepada dokter tersebut lalu aku pun mulai menyimak apa jawaban yang akan keluar dari mulut dokter tersebut.

“Apakah kau keluarganya??” tanya dokter tersebut sambil mengalungkan alat kedokterannya #author lupa apa namanya XD XD #abaikannn

“Iya saya eommanya dok, bagaimana keadaan anak saya Donghae??” tanya perempuan paruh baya itu sambil menggenggam erat tangan Hyenim yang sedari tadi memang ada di sampingnya.

“Hmmm maaf ada yang harus saya bicarakan dengan anda, mari ikut ke ruangan saya” ucap dokter tersebut, terdengar nada kecemasan dari perkataan dokter tadi. Ah aku semakin penasaran dengan apa yang ingin dikatakan dokter kepada eomma Donghae, semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk dengannya.

“Baiklah, permisi.. kau temannya Donghae kan??” tanya eomma Donghae kepadaku.

“Ne ahjumma, ada yang bisa saya bantu??” entah kenapa bahasaku berubah menjadi sebaku ini.

“Boleh aku titip Hyenim kepadamu?? aku ingin ke ruangan dokter sebentar” ucap eomma Donghae sambil menyunggingkan senyum tipisnya kepadaku.

“Ne tentu saja” ucapku singkat lalu membalas senyuman hangat dari nyonya Lee barusan.

“Hyenim-ya, eomma mau berbicara dengan pak dokter dulu. Kau disini bersama kakak ini ya, namanya YoonA eonni. Jangan nakal ya” ucap eomma Donghae kepada anak terkecilnya itu sambil mengusap puncak kepalanyaa.

“Ne eomma, ayo kita main eonni” ucap Hyenim sambil menarik pelan tanganku dan tak lupa menyunggingkan senyum riangnya kepadaku, ah sungguh manisnya anak ini. Beruntung sekali Donghae oppa memiliki dongsaeng seperti Hyenim.

“Baiklah, kau sudah siap??” tanyaku dengan nada menggoda sambil memberikan wink andalanku.

“Tentu saja!” teriak Hyenim kepadaku.

“Hey ini rumah sakit Hyenim-ya, ssstttt” ucapku sambil menjitak pelan puncak kepala Hyenim.

“Ah appo!! Ohya aku lupa hehe mian” ucap Hyenim dengan wajah polosnya, ah betapa imutnya kau Hyenim batinku.

“Baiklah gomawo YoonA-shi” ucap eomma Hyenim kepadaku, Ya Tuhan karena Hyenim aku sampai lupa kalau eomma Hyenim masih ada disebelah kami.

“Ne cheonmanneyo ahjumma” balasku sambil menampilkan(?) rentetan gigiku yang putih ini #senyummmm pepsodentttttt #hey author kau ini menggangu saja!! #peaceee readers! ._.v back to story xD

Author POV

Kini Hyenim sedang bermain dengan YoonA dan Tiffany di taman bermain yang berada di rumah sakit ini. Dan sedangkan ditempat lain ada seorang perempuan paruh baya yang kini tengah sangat cemas dengan keadaannya, siapa lagi kalau bukan eomma Donghae. Ia kini sedang berbicara serius dengan dokter mengenai kecelakaan yang baru saja dialami oleh anaknya.

“Dokter, bagaimana keadaan anak saya Donghae??” tanya perempuan paruh baya itu kepada seorang laki-laki yang memakai jas putih lengkap dibadannya.

“Hmm begini nyonya Lee, Donghae mengalami benturan yang cukup keras dikepalanya. Dan karena benturan itu untuk sementara waktu Donghae kehilangan sebagian ingatannya” ucap dokter itu sangat pelan, ia sangat tahu pasti perempuan paruh baya didepannya ini akan sangat shock setelah mendengarkan ucapannya barusan ini.

“MWO??? kau tidak bercanda kan Kang Dong-sii” balas perempuan paruh baya itu, kini badannya serasa tidak mampu bekerja dengan baik. Ia tidak bisa menerima kenyataan yang diterima olehnya saat ini.

“Saya tidak bercanda nyonya, ini lah kenyataan yang ada. Namun ini hanya amnesia sementara dan dapat pulih kembali” ucap dokter tersebut kepada eomma Donghae yang diyakini saat ini sangat bingung harus melakukan apa dengan anaknya itu.

“Baiklah dokter, lalu bagaimana cara untuk mengembalikan ingatan anak saya itu??” tanya eomma Donghae yang sedari tadi terlihat sangat cemas dan khawatir dengan keadaan anaknya.

“Sebenarnya ada. Yang pertama ia harus mengalami kecelakaan yang mengakibatkan benturan di kepalanya lagi dan kedua biar waktu yang memulihkannya. Jika ada orang-orang yang mau membantu Donghae untuk mengingat masa lalunya dulu, lambat laun ingatan Donghae akan dapat kembali seperti semula” ucap dokter tersebut panjang lebar sambil membuka tutup lembaran-lembaran yang sedari tadi ia bawa.
“Baiklah dokter terimakasih, kalau begitu kapan ia bisa pulang??” tanya perempuan paruh baya itu kepada dokter.

“Lusa sudah boleh pulang, ingat jangan memaksakan Donghae untuk mengingat semuanya. Memori Donghae akan kembali secara bertahap” ucap dokter sambil menuliskan resep obat yang akan ia berikan kepada Donghae.

“Baiklah, saya bisa membeli resep obat ini dimana dok??” tanya nyonya Lee kepada dokter Kang Dong.

“Nyonya belok ke kiri setelah keluar dari ruangan ini, lalu terus saja lurus dan nanti anda akan bertemu dengan apotek rumah sakit ini. Dan berikan resep ini” ucap dokter tersebut sambil menunjukan arah jalan yang dimaksud kepada nyonya Lee.

“Gomawoyo dokter” ucap eomma Donghae sambil membungkukan punggungnya sampai membentuk sudut 90 derajat.

“Ne” balas sang dokter sambil memberikan senyuman tipis di bibirnya yang tipis itu.  Tak lupa juga ia membungkukan badannya membalas perlakuan(?) nyonya Lee yang ada di hadapannya.

————————skip two days—————————–

YoonA POV

Eomma Donghae bilang padaku bahwa Donghae mengalami amnesia sementara, entah mengapa tiba-tiba saja dadaku serasa sesak mendengarnya. Aku takut kalau Donghae melupakan memorinya bersamaku, tapi kau harus buang jauh-jauh pikiran buruk itu YoonA. Aku pun mulai membantu orang tua Donghae untuk membereskan dan membawakan koper yang Donghae bawa sejak tinggal di rumah sakit. Ya hari ini aku sangat senang dengan kepulangan Donghae dari rumah sakit namun aku juga hari ini sangat takut, ya pasti kalian tahu apa yang aku takutkan.

“Tiffany-ya, aku harus bagaimana?? aku belum siap jika Donghae melupakanku” ucapku dengan pelan kepada Tiffany sambil menekukan mulutku.

“Kau ini jangan berpikir macam-macam YoonA-ya” ucap Tiffany sembari membereskan barang-barang Donghae yang masih ada di rumah sakit, ya memang eommanya menyuruh Donghae terlebih dahulu dan nanti barang-barangnya akan dibawakan oleh appanya, Tiffany dan aku. Setelah itu kami baru menyusul ke rumah untuk bertemu dengan Donghae.

“Arra-arra Tiffany-ya” ucapku sambil memanyunkan bibirku. Wajahku sejak pagi tadi memang selalu terlipat(?) karena memikirkan hal yang bukan-bukan(?). Ah ayolah YoonA, pikiran macam apa itu.

Ah akhirnya kami pun selesai membereskan semuanya, dan sekarang kami akan bergegas pergi ke rumah Donghae. Ya aku sangat tidak sabar untuk menemuinya. Namun aku juga khawatir, aku sangat takut kalau ia melupakanku.

at Donghae House

Author POV

Kini mereka sudah sampai di rumah Donghae dengan membawa segala bawaan(?) mereka yang sedari tadi sudah mereka siapkan. Terlihat sosok namja tampan yang tengah bermain piano putih di tengah ruangan keluarga. Siapa lagi kalau bukan Donghae. YoonA dan Tiffany sangat senang melihat kondisi Donghae yang bisa dikatakan sangatlah baik dan sentosa(?). Dan untuk pertama kalinya YoonA melihat aksi Donghae dalam memainkan tuts-tuts piano, sangat lah handal batin YoonA. YoonA pun dengan perlahan mendekati Donghae, ia ingin memastikan apakah Donghae melupakannya atau tidak.

“Donghae, bagaimana kabarmu??” tanya YoonA seraya mengukirkan senyum manis diatas bibirnya.

“Hmm? mian kau siapa??” tanya Donghae dengan wajah bingung melihat sosok wanita cantik yang sekarang ini ada didepannya.

“Kau tidak mengingat YoonA Hae??” ucap Tiffany yang memotong sebentar pembicaraan Donghae dan YoonA, dapat terlihat jelas raut kecewa Yoona karena perkataan Donghae barusan.

“Ani aku tidak tahu ia siapa. Memanganya dia siapa Tif??” tanya Donghae yang kini sudah mulai memperhatikan 2 yeoja yang sedari tadi menatapnya aneh. Atau mungkin lebih tepat dikatakan kalau mereka berdua kini tidak percaya akan sosok Donghae yang baru(?)

“Dia YoonA, kau tidak mengenalnya??” tanya Tiffany sambil memasang wajah penasaran kepada Donghae, diikuti dengan Yoona yang sedari tadi menahan tangisnya yang ingin meledak sekarang juga.

“YoonA?? aku tidak tahu sepertinya” jawab Donghae dingin lalu mulai beranjak meninggalkan mereka berdua yang kini terpaku di tempat mereka duduk. Sebenarnya Donghae merasa bahwa ia mengenal gadis yang bernama YoonA tersebut, namun ia masih ragu akan perasaannya tersebut.

YoonA POV

Donghae yang kukenal kini sepertinya sudah berubah menjadi Donghae yang pendiam dan super duper(?) cuek. Setahuku  dulu ia sangat lah dekat dengan Tiffany, namun sekarang?? keadaan tersebut berbalik 180 derajat dari sebelumnya. Memang sudah beberapa hari ini aku baru berkenalan ke 2 kalinya dengan Donghae, namun tidak ada peningkatan yang baik dengan hubungan kami. Bahkan aku sempat mendengar gosip bahwa ia akan mengambil cuti kuliah sementara karna diterima menjadi trainee di sebuah perusahaan entertainment terbesar di Korea Selatan bernama SM Entertainment. Aku sebenarnya sangat syok mendengarkan berita dari Tiffany ini, namun apa daya semua ini memanglah kenyataannya.  Padahal setahu Tiffany Donghae tidak pernah bercita-cita menjadi seorang entertainment. Namun karena seseorang artis yang memikat hatinya ia memutuskan untuk terjun ke dunia entertainment, dan Donghae pun diterima pada sebuah audisi SM pada 2 pekan yang lalu. Aku sebenarnya sangat penasaran siapa yeoja yang berhasil memikat hati pria tampan seperti Donghae, pasti ia adalah wanita yang sangat beruntung. Dadaku seketika terasa sangat sesak mendengar berita yang kupikir adalah berita buruk untukku. Namun apa boleh buat aku hanya lah kenangan Donghae yang sudah ia lupakan. Kami pun sudah merampungkan tugas drama kami, dan kini lah saatnya aku pasti sudah tidak akan bertemu dengan Donghae lagi.

Donghae POV

Hey hari ini aku mulai trainee di SM entertainment, waktuku kecil aku tidak pernah bercita-cita untuk menjadi seorang entertainer karena menurutku persaingan di dunia entertainer Korea Selatan sangat lah ketat(?). Tidak sedikit berita tentang artis atau orang biasa yang bunuh diri karna depresi akan persaingan yang sangat ketat di Korea. Namun kini niatku menjadi seorang entertainer sudahlah bulat. Kau mau tahu kenapa aku sekarang ingin sekali menjadi seorang entertainer?? karena aku ingin lebih mengenal sosok yeoja yang belakangan ini sangat kukagumi di layar kaca. Ya namun setelah ini bisa kupastikan aku akan lebih dekat dengannya di kehidupan keseharian kami. Kalian pasti tahu ia siapa, ia adalah seorang member Girlband terkenal di Korea Selatan. Dia adalah.. #jengjengjengjeng #jegeeeeerrrrrrrrrrrrrrr

TBC

Otthee?? bagaimanaaa?? seru tidak?? xD mian sekali karna baru mengeluarkan(?) lanjutan chapter dari part 2 terlalu lama T^T kalian mau tahu kenapa?? # ga ada yangg mau tau thoorrr-__- #Hahaha yasudahah u,u Ohya lanjut lagi disini author bakal nambahin cast gitu tapi bingung mau masukin castnya siapa. Sebenernya udah ada sih, tapi author ingin lebih berinteraksi dengan para readers hehe 😀 RCL pleasee 😉 tinggalkan jejak dora ya *ehhh hehe Gomawo readers 🙂

Advertisements

[FF] A Star Don’t Like Shinning Star (Oneshoot)

Title : A Star Don’t Like Shinning Star

Author : whiteee13

Maincast : Kim Eunmi, Kyuhyun
Supportercast : Temukan sendiri XDD

Genre : Romance, Life, a little bit of sad

Length : Short Story, Oneshoot

A/N : Mian kalo sedikit gaje dan ga bagus bagus amat, tapi coba aja cicipin dulu (?) selamat menikmati (?) imajinasi author!! ^^

Kim Eunmi POV

Besok adalah hari anniversaryku dengan namjachinguku, Cho Kyuhyun. Kami sudah berpacaran selama 3 tahun, lama bukan?? tentu saja. Saat kami baru 1 & 2 tahun pacaran ia sangat perhatian denganku. Setiap hari ia menelponku. Namun sekarang? semua itu berubah, aku sangat memakluminya terlebih ia adalah seorang public figure. Namun kali ini hampir 2 minggu ia tidak memberikan kabar apa-apa tentangnya kepadaku, mengirim pesan kepadaku pun tidak. Namun aku tidak mau berburuk sangka terlebih dahulu, mungkin saja ia memang belakangan ini sedang sibuk untuk menyiapkan SS4 yang diadakan di berbagai negara serta SMTown World Tour nya. Tapi lambat laun aku pun lelah menjadi yeojachingu dari seorang magnae Super Junior, boyband Korea yang sangat terkenal di negaranya sendiri bahkan di dunia. Tak dapat kupungkiri aku juga merasakan haus akan perhatian dan kasih sayang yang ia berikan dulu. Bila waktu bisa kuputar aku ingin sekali kembali kemasa-masa kami dahulu, disaat kami masih memiliki waktu bersama yang cukup panjang untuk kami habiskan bersama.

Flashback POV

“Eunmi-ya, apa kah kau mau kubelikan ice cream??” tanya Kyuhyun kepadanya.

“Ah tidak perlu, aku bisa menggunakan uangku. Kau sedang ada kegiatan apa belakangan ini Oppa??” tanya gadis mungil itu kepada lelaki tampan yang berada di sebelahnya.

“Ah aniyo kau tidak boleh menolak. Aku bersama yang lain sedang memiliki beberapa kesibukan untuk MC, penyiar radio, dan beberapa pemotretan. Waeyo??” balas lelaki itu dengan mengembangkan senyuman manis dibibirnya.

“Baiklah kalau oppa memaksa. Oh begitu tidak apa-apa, aku hanya ingin mengetahui jadwal seorang Kyuhyun Super Junior kekeke. Oppa aku ingin bertanya satu hal kepadamu??” ucap gadis itu manja kepada Kyuhyun.

“Yak! kau ini menggemaskan sekali huh. Kau ingin bertanya apa?? tanyakan lah padaku sesukamu chagiya” jawab lelaki tampan tersebut sambil mengelus puncak kepala gadis kecil disampingynya itu.

“Kekeke. Aku ingin bertanya oppa, apakah jika nanti jadwal Super Junior sangatlah padat.. apakah oppa masih menyempatkan waktu untukku?? walaupun hanya sedikit??” tanya gadis itu sambil menjilati ice cream yang baru saja diberikan oleh Kyuhyun.

“Aish pertanyaan macam apa itu huh?? tentu saja aku akan selalu menyempatkan waktu untukmu walaupun hanya sekedar mengabari bagaimana kabarmu. Jangan berpikir yang macam-macam Kim Eunmi” balas lelaki itu sambil mengelus pelan pipi si gadis tersebut yang yakni adalah yeojachingunya.

“Aku hanya memastikan saja oppa, aku sangat takut kehilangan moment-moment seperti ini. Aku takut aku akan kehilanganmu” ucap gadis itu yang suaranya kini mulai terdengar getir.

“Aku hanya milikkmu Kim Eunmi, tidak ada yang lain. Kau akan selalu ada disini, kau seperti oksigen untukku” balas lelaki itu sambil menarik tangan gadisnya lalu menempelkan tangan itu di dadanya yang tidak bidang.

“Aku merasa sangat senang dengan jawabanmu oppa, aku mempercayaimu. Apa kau belum ingin pulang??” ucap gadis berbadan mungil itu sambil menyungginkan senyuman tulus dibibir cherrynya.

“Aniyo aku tidak ingin pulang, aku masih ingin melihat pemandangan Sungai Han pada tengah malam bersamamu chagiya. Aku tidak akan membuang kesempatan-kesempatan seperti ini” balas lelaki tersebut sambil merangkul gadisnya tersebut dari belakang, terukirlah senyuman bahagia dari bibir mereka berdua.

Flashback POV End

Still Eunmi POV

Ingat Eunmi, kau tidak boleh seperti ini terus. Kau harus berkonsentrasi dengan penyusunan skripsimu, kau harus bisa menyelesaikan S1 mu tahun ini. Akhirnya aku pun memutuskan untuk membuka macbook apple putih yang kuletakkan dipangkuanku sedari tadi. 2 jam telah berlalu dengan cepatnya, dan akhirnya aku memutuskan untuk bermain laptop sebentar sekedar mencari informasi atau bermain game sebentar untuk menghilangkan semua penatku. Hal yang pertama kulakukan saat melihat modemku yang sudah terkoneksi, aku segera membuka twitterku. Banyak informasi yang kudapat di jejaring sosial yang satu ini, dan menurutku sangat bermanfaat untuk menambah informasi disekitarku. Dan sampai akhirnya aku melihat sebuah postingan seseorang yang berjudul “Kyuhyun Super Junior : Skandalku dengan Seohyun adalah sebuah realita yang ada!”. Deg…. judul post tersebut membuat dadaku terasa sesak, seakan-akan setruman listrik menghujam dadaku. Dengan sekuat tenagaku aku menahan cairan bening yang tak terasa sudah siap akan mengalir dari kelopak mataku, mataku seakan-akan memanas seketika. Dengan emosi yang sedang tidak stabil ini, langsung saja kututup macbook putihku dengan kasar dan menaruhnya disembarangan tempat. Aku sudah tidak bisa mengontrol diriku sekarang ini. Yang ada di otakku kini, bagaimana caranya untuk bertemu dengan Kyuhyun. Aku sangat ingin bertemu dengannya, dan ingin menanyakan langsung tentang rumor yang beradar ini. Tanpa pikir panjang lagi aku pun menelpon Leeteuk hyung, leader dari Super Junior. Kalian tahu aku ingin melakukan apa hari ini?? aku hari ini ingin menanyakan jadwal Kyuhyun dan Super Junior, siapa tahu aku bisa bertemu dengan Kyuhyun walaupun hanya sebentar.

“Annyeong, ada apa Eunmi-ya??” ucap namja berambut coklat itu dari seberang sana.

“Annyeong, apakah hari ini Super Junior atau Kyuhyun memiliki kegiatan??” tanyaku dengan semangat kepada leader Super Junior ini.

“Ah sepertinya ada Eunmi-ya, nanti pukul 5 sore kami mengisi acara di Star King. Kalau jadwal pribadi Kyuhyun sepertinya hari ini sedang kosong. Memangnya kenapa Eunmi-shi??” ucap sang leader dengan suara khasnya itu.

“Oh begitu, gomawo Leeteuk hyung. Tapi soal aku menelponmu jangan katakan kepada siapapun ya, tak terkecuali namja evil itu. Arraso??” ucapku sambil menekankan pada kata “jangan katakan pada siapapun tak terkecuali namja evil itu”.

“Baiklah, arraso Eunmi-ya. Ada yang bisa kubantu lagi??” tanya sang penerima nelpon yang berada diseberang sana.

“Ah tidak ada Leeteuk hyung hanya itu saja, gomawoyo” ucapku lalu menekan tombol merah pada ponselku.

“Cheonmaneyo Eunmi-ya, sampai berjumpa next time” ucapnya yang terdengar namja diseberang sana sedang mengeluarkan senyuman angelnya.

Dan baiklah sekarang aku harus bersiap-siap untuk datang ke Music Bank. Aku pun memutuskan untuk memakai rok mini berwarna merah lalu dipadukan dengan atasan putih yang pas dengan ukuran badan. Tidak lupa aku menggunakan sepatu high heels berwarna putih untuk menyesuaikan dengan pakaian yang kugunakan dan tak lupa aku membawa tas hitam pemberian orang tuaku.

Author POV

“Kyuhyun kau sudah menyiapkan hadiah apa untuk Eunmi??” tanya namja yang memiliki aegyo face yang paling memabukkan(?) ini.

“Untuk apa Minnie hyung??” jawab Kyuhyun tanpa sedetikpun berpaling dari PSP hitam yang selama ini menjadi kekasih keduanya jika ia sedang bosan.

“MWO?? KAU TIDAK TAHU BESOK ITU HARI APA??” teriak Sungmin tepat di lubang telinga Kyuhyun yang membuat Kyuhyun kesakitan lalu memegangi telinganya.

“YAK!! KENAPA HYUNG BERTERIAK SEKERAS ITU DI TELINGAKU?? Memangnya hari apa?? besok hari Jumat, dan apa yang spesial??” balasnya sambil mengambil segelas air yang berada di meja kayu tepat disampingnya.

“Besok adalah hari annyvmu dengan Eunmi yang ke 3 tahun!! masa kau lupa??!” ucap Sungmin yang semakin tak percaya dengan couplenya di Super Junior ini.

“MWO????” teriak Kyuhyun lalu tersedak sejadi-jadinya, dan tidak sengaja ia menyeburkan airnya kemuka Sungmin yang memang tepat berada di depan hadapannya.

“YAK KYUHYUN!!! APA YANG KAU LAKUKAN!!” teriak Sungmin dengan amarah yang meleda-ledak karena wajahnya barusan saja menjadi landasan darat(?) oleh Kyuhyun.

“Ah mianhae hyung, mianhae. Tapi aku benar-benar lupa hyung, tapi apa yang harus aku lakukan sekarang?? sedangkan nanti sore kita akan mengisi acara di Star King. Bagaimana ini??? tanya Kyuhyun panik kepada hyung kesayangannya ini.

“Ne ne, gwenchannayo. Kau benar-benar lupa?? astaga Cho Kyuhyun, namjachingu macam apa kau ini?? dan jangan bilang kalau kau belakangan ini tidak menghubunginya sama sekali. Mungkin nanti malam kau masih bisa membelinya, aku akan menemanimu” ucap Sungmin seadanya kepada namja evil yang ada di depannya ini.

“Ah aku benar-benar pabo, hari annyvku dengannya mengapa aku bisa lupa?? aishhhh aku benci situasi seperti ini. Benar hyung sudah 2 minggu ini aku tidak menghubunginya, tapi tentunya karena aku sibuk hyung dan ia juga tidak menghubungiku. Baiklah, tapi bagaimana dengan kencan buta yang dibuat oleh pihak SM untukku dan Seohyun??” ucap Kyuhyun sambil menunjukan raut wajah yang kecewa, terlihat raut penyesalan yang mendalam akan kelakuannya pada Eunmi.. gadis yang selama ini dicintainya.

“Kau nappeun sekali Cho Kyuhuyun!! Cho Kyuhyun, tidak mungkin yeoja seperti Eunmi mau menghubungimuu terlebih dahulu, karena ia takut kalau ia menghubungimu itu artinya ia akan mengganggumu. Ohiya aku lupa, terus bagaimana??” tanya Sungmin dengan wajah yang serius.

“Ya mian hyung aku sangat lupa. Dengan berat hati aku harus mengikuti kemauan management, itu semua untuk karirku aku tidak ingin dianggap tidak professional hyung” ucap Kyuhyun dengan nada yang mulai melemah karena kini banyak hal-hal yang berkecamuk dipikirannya.

“Bersabarlah Kyu, semoga saja ia mengerti. Kuyakin ia adalah yeoja yang baik” ucap Sungmin yang mulai menenangkan Kyuhyun dari masalahnya yang memusingkan kali ini.

Cho Kyuhyun POV

Kini aku bingung harus melakukan apa, sedangkan kini jam sudah menunjukan pukul setengah 4 sore dan artinya 30 menit lagi kami harus sudah sampai di Star King maklum saja Star King cukup jauh dari dorm kami. Dan sampai sekarang pun aku masih belum bersiap-siap, aku hanya bisa melamun dan melayangkan pandangan tak menentu ke segala arah(?). 15 menit waktu yang kupunya untuk bersiap-siap, dalam waktu 5 menit aku selesai mengganti pakaianku. Setelah keluar kamar aku pun menaiki van bersama para member Super Junior yang lainnya.

“Kyuhyun-ya, apakah kau baik-baik saja??” tanya sang leader kepada magnaenya ini.

“Ah aku baik-baik saja hyung, gwenchannayo” ucapku sambil sedikit memberikan senyuman, walaupun kuyakin mereka mengetahui kalau senyumanku barusan adalah senyum karena paksaan.

“Kau berbohong Kyuhyun, ceritakan saja pada kami. Siapa tahu kami bisa membantu, kami tidak mau penampilanmu buruk jika di hadapan kamera nanti” ucap Leeteuk hyung dengan bijak kepada kami diikuti dengan anggukan dari para member lainnya.

“Aniyo hyung, aku hanya merasa sedikit tidak enak badan. Sebentar lagi juga sembuh” ucapku dengan mantap untuk meyakinkan para member Super Junior yang lainnya.

“Baiklah Kyuhyun, lebih baik kau sekarang tiduran sebentar dan minum obat ini” balas Leeteuk hyung sembari memberikan obat penurun demam kepadaku.

“Gomawo hyung” ucapku sambil mengambil obat tersebut dari tangan Leeteuk hyung.

“Cheonma Kyuhyun, kalau misalkan kau tidak kuat untuk berdiri diatas panggung lebih baik kau istirahat saja di van” ucap Leeteuk hyung sembari menyunggikan senyuman angelnya yang terkenal sangat populer di para kalangan fansnya.

“Aniyo tak perlu, aku masih kuat. Aku akan tetap turun dan ikut mengisi acara tersebut” ucapku sambil menidurkan kepalaku diatas senderan jok van.

Eunmi POV

Kini jam tangan putihku telah menunjukkan pukul setengah  5 sore, dan berarti sekarang waktunya aku pergi ke Star King. Aku pergi kesana hanya sendiri dengan menggunakan mobil verari putihku. Aku pun memacu mobil ini dengan kecepatan 180/km, gila bukan?? haha. Dipikiranku sekarang adalah aku harus cepat sampai disana. Akhirnya setelah menempuh perjalanan selama 10 menit aku pun memasuki ruang Star King, dan disana sudah terlihat sangat ramai dan kutebak banyak para fans Super Junior disini karena banyak sekali banner-banner yang bertuliskan “Super Junior i love you!!”, “Super Junior, please be my boy!!” dan masih banyak lagi. Dan mataku akhirnya berhenti pada banner-banner besar yang bertuliskan “SNSD!!”,  “SNSD Fighting!!. Aku pun kaget melihat banner-banner tersebut, dan bisa diduga kalau hari ini yang mengisi acara di Star King adalah Super Junior dan SNSD. Dan dengan kata lain hari ini Kyuhyun dan Seohyun akan tampil sepanggung, dan pasti hari ini rumor tersebut. Aku menyesal sekali datang ke Star King jika mengetahui kalau SNSD juga datang kesini, sebenarnya hanya Seohyun  yang kurang kusukai. Dan pasti kalian tahu kan apa sebabnya??. Aku pun mengambil tempat duduk penonton dikursi paling depan, sebenarnya aku tidak ingin duduk didepan namun tidak ada bangku yang tersisa lagi disni, tapi kalau boleh jujur aku sangat merindukannya. Dan 5 menit lagi acara akan dimulai, aku sangat tak bersabar untuk melihat namjachinguku ini. Dan kalian tahu?? karena aku duduk di depan aku terpaksa membeli topi untuk menutupi wajahku supaya mereka tidak terlalu mengenaliku. Dan MC Kang Ho Dong pun memasuki Star King, dan ia memanggil bintang tamu hari ini yaitu Super Junior, SNSD, SHINee, dan juga f(x). Menurutku hari ini artis yang diundang cukup lengkap. Dan aku melihatnya, Kyuhyun yang selama ini aku rindukan.

Author POV

Kini dimulai segmen dimana Super Junior dan SNSD bercouple dan mereka melawan SHINee dan f(x) yang bercouplean. Mereka bermain dengan gembiranya, yang membuat Eunmi juga sempat tertawa sejadi-jadinya. Dan masukalah pada segmen pertanyaan-pertanyaan mengenai diri mereka masing-masing. Mulai dari Minho SHINee yang berciuman dengan Sulli f(x) bagaimana rasanya, dan masih banyak lagi. Setelah itu sampailah pada pertanyaan tentang skandal cinta yang membuat Eunmi setengah mati penasaran.

“Kyuhyun-shi, apakah benar skandal cintamu dengan Seohyun adalah sebuah kenyataan??” tanya MC Kang Ho Dong menyelidik.

“Ah tidak skandal ini tidak benar, saat itu yang dimedia massa salah memahami perkataanku” ucap Kyuhyun yang entah kenapa terlihat sangat lesu, namu Seohyun segera menyenggol tangan Kyuhyun dan akhirnya Kyuhyun tersadar.

“Kalau begitu, apakah kalian sudah dalam sebuah hubungan lebih dari seorang teman??” tanya MC Kang Ho Dong lagi sambil tersenyum-senyum gaje-__-

“Belum, kami tidak merencanakannya” ucap Kyuhyun dengan senyuman yang terlihat sangat terpaksa.

“Ah kami akan memikirkannya nanti, mungkin??” ucap Seohyun sambil menyunggikan senyum khasnya.

“Apa yang kau katakan?? bisik Kyuhyun kepada Seohyun.

“Sudah kau diam saja, ini yang terbaik” ucap Seohyun hampir tak terdengar oleh orang lain namun masih ditangkap oleh pendengaran Kyuhyun.

“Wah wah kalian berdua ternyata masih malu-malu ya, baiklah semoga kalian bahagia!!” ucap Kang Ho Dong semangat yang mengundang teriakan histeris dari para yeoja terkecuali Eunmi yang sedari tadi memasang muka tanpa ekspresinya, mungkin kini hatinya benar-benar sakit akan pernyataan yang keluar dari mulut Seohyun. Tiba-tiba saja saat Eunmi masih berkecamuk dengan pikirannya itu, tak diduga seorang staff menumpahkan minuman saat lewat didepannya dan secara tak disengaja topi Eunmi terbuka dan menampakan wajah Eunmi.

Eunmi POV

“Kyuhyun-shi, apakah benar skandal cintamu dengan Seohyun adalah sebuah kenyataan??” tanya MC Kang Ho Dong menyelidik.

“Ah tidak skandal ini tidak benar, saat itu yang dimedia massa salah memahami perkataanku” ucap Kyuhyun yang entah kenapa terlihat sangat lesu, namu Seohyun segera menyenggol tangan Kyuhyun dan akhirnya Kyuhyun tersadar.

“Kalau begitu, apakah kalian sudah dalam sebuah hubungan lebih dari seorang teman??” tanya MC Kang Ho Dong lagi sambil tersenyum-senyum gaje-__-

“Belum, kami tidak merencanakannya” ucap Kyuhyun dengan senyuman yang terlihat sangat terpaksa.

“Ah kami akan memikirkannya nanti, mungkin??” ucap Seohyun sambil menyunggikan senyum khasnya.

“Apa yang kau katakan?? bisik Kyuhyun kepada Seohyun.

“Sudah kau diam saja, ini yang terbaik” ucap Seohyun hampir tak terdengar oleh orang lain namun masih ditangkap oleh pendengaran Kyuhyun.

“Wah wah kalian berdua ternyata masih malu-malu ya, baiklah semoga kalian bahagia!!” ucap Kang Ho Dong semangat.

Semua perasaan berkecamuk di hatiku, dan benar-benar hal ini menguras lebih pikiranku. Tiba-tiba saja seorang staff dari Star King tak sengaja menumpahkan minumannya diatas bajuku, dan tanpa disengaja saat ia menjatuhkannya ia sempat menyentuh topiku dan membuat topiku sukses terbuka. Semua mata kini terarah kepadaku, tak terkecuali Kyuhyun. Dengan cepat aku beranjak dari tempat dudukku lalu pergi ke toilet untuk membersihkan bekas minuman itu dibajuku. Aku sangat menyesal kenapa aku mau datang ke Star King. Setelah bajuku sudah cukup kering, aku pun bergegas pulang namun tiba-tiba sebuah tangan menarik tanganku. Deg…

Author POV

Tiba-tiba tangan Eunmi ditrik oleh seorang namja, dan kalian pasti tahu ia siapa?? ia adalah Kyuhyun. Ia menarik tangan kekasihnya tersebut dengan kencang yang menimbulkan bercak merah disekeliling tangannya. Dengan reflek Eunmi memeluk namjachingunya tersebut dengan erat dan tanpa sadar Eunmi mengeluarkan air mata dari kedua matanya. Kyuhyun pun membalas pelukan Eunmi itu dan segera menghapus cairang bening yang keluar dari sudut matanya tersebut. Kyuhyun pun meminta maaf kepada Eunmi karena belakangan ini ia tidak menghubunginya sama sekali, dan ia menjelaskan tentang skandal Seohyun dengan dirinya itu. Ternyata SM lah yang membuat skandal tersebut supaya album duet Kyuhyun dan Seohyun laku di pasaran. Eunmi pun akhirnya mengerti Kyuhyun dan memaafkannya.

Eunmi POV

Aku menangis sejadi-jadinya dipelukan Kyuhyun, aku tak kuat untuk menahan cairan bening yang sedari tadi sudah kutahan untuk tidak menetes. Dan ia menenangkanku, ini lah saat-saat yang kurindukan saat ia menenangkanku saat aku sedang dalam keadaan terpuruk. Ia juga menjelaskan semuanya tentang skandalnya dengan Seohyun yang sebenarnya merupakan permainan SM saja. Dan soal mengapa ia 2 minggu ini tidak menghubungiku, karena ia terlalu sibuk kemarin sehingga ia tidak bisa menghubungiku. Dan kalian tahu?? malam ini ia harus berkencan buat dengan Seohyun lagi lagi karna SM yang menghendakinya. Aku tidak bisa melarangnya, namun ada 1 hal yang ingin kuminta dari Kyuhyun aku ingin Kyuhyun mengingat hari annyvku dengannya.

“Oppa, apa kau tahu besok hari apa??” tanyaku pada Kyuhyun yang sangat kurindukan ini.

“Jumat, wae??” ucap Kyuhyun dengan nada cuek-__-

“Aniyo aniyo, lupakan” ucapku sambil memonyongkan mulutku lalu menekuknya(?) ke bawah.

“Yak!! kau ini cepat sekali ngambek, jangan ngambek dong. Besok hari annyv kita kan??” ucap Kyuhyun sambil mencubit pipiku yang cukup chubby ini lalu mencium sekilas bibirku.

“Yak!! ini tempat umum, beraninya kau menciumku. Ah lupakan” ucapku seolah-seolah benar-benar marah padanya.

“Ah kau ini masa begitu saja ngambek separah ini huhu” ucap Kyuhyun sambil mengeluarkan puppy eyes andalannya.

“Menjijikan sekali puppy eyesmu itu kekeke, ayo ke mobil. Ohya kenapa kau sudah keluar huh?? memangnya sudah selesai??” tanyaku bertubi-tubi kepada namja yang ada disampingku ini.

“Maka dari itu maafkan aku hehe. Sudah selesai, aku  juga sudah meminta ijin kepada Leeteuk hyung untuk keluar sebentar. Lagi pula Super Junior nanti sudah tidak ada kegiatan lagi, dan juga aku sudah membatalkan kencan butaku itu” ucap Kyuhyun santai lalu membuka pintu mobilku lalu masuk kedalamnya.

“MWO??? apa benar?? kenapa kau membatalkannya???” balasku kaget akan pernyataannya barusan.

“Kenapa kau mesti kaget?? aku sudah meminta ijin kepada manager untuk menundanya saja, aku tidak ingin kehilangan moment-moment seperti ini bersamamu chagiya” ucap Kyuhyun lalu memegangg tanganku dengan erat.

“Kau ini bisa saja Kyu” ucapku sinis sambil tertawa(?) kepadanya.

“Kyuhyun, apa yang tidak bisa dilakukan oleh seorang Cho Kyuhyun??” ucap Kyuhyun bangga akan dirinya sendiri-__-

“Pede sekali kau Cho Kyuhyun” ucapku sambil tertawa sekeras-kerasnnya(?)

“Ya sekarang kita ingin kemana??” tanya Kyuhyun kepadaku sambil menyunggikan senyum khasnya yang tidak dimiliki oleh orang lain.

“Ke Namsan Tower, apakah kau mau Kyu??” ucapku sambil mengembangkan senyum kebanggaanku.

“Baiklah, Kajja!!” teriak Kyuhyun didalam mobil sampai membuat telingaku sakit dibuatnya.

at Namsan tower


Kyuhyun POV

Akhirnya aku dan Eunmi sampai juga di Namsan Tower, pemandangan Namsan Tower memang sangat indah ketika malam hari. Saat-saat yang sudah lama tak terjadi, saat dimana aku dan Eunmi bisa menghabiskan waktu bersama-sama lagi.

“Kyuhyun oppa, kenapa kau melamun seperti itu??” tanya Eunmi dengan wajah innocentnya padaku.

“Aniyo, aku hanya sangat merindukan saat-saat seperti ini dan tentunya bersamamu” jawabku sambil menatap intens mata porselennya itu.

“Ah aku juga sangat merindukannya, tapi kan hari ini kita bisa menghabiskan sisa waktu 6 jam lagi ini bersama-sama” ucap Eunmi sambil menggenggam erat tanganku.

“Ne Eunmi-ya, aku akan mengenang moment-moment ini” ucapku sambil mencium keningnya, dan tiba-tiba muncul semburat merah yang berasal dari pipinya yang cukup tembam itu.

“Ah kau ini bisa saja” ucapnya malu lalu berlari kecil menjauhiku.

“Yak!! tunggu aku!!” teriakku kepadanya lalu mengejarnya dan menangkap tubuh kecil itu.

Seohyun POV

Bayangkan saja kencan butaku hari dibatalkan begitu saja oleh Kyuhyun, seenaknya saja ia terhadapku. Apakah ia tidak menyadari kalau aku benar-benar menaruh perasaanku dengannya?? ah molayo~~. Dengan pandangan yang sedikit buyar karena air mataku yang menetes sedari tadi, aku pun mengambil sebuuah gelang couple kami yang sengajaku simpan. Walaupun gelang ini sebenarnya adalah pemberian dari managementku untuk berpura-pura memiliki suatu hubungan dengan Kyuhyun, namun entah dari mana perasaanku mulai mengharap lebih kepada Kyuhyun. Aku ingin ia mencintaiku, bukan Eunmi.. gadis yang menjadi yeojachingunya itu. Namun apa boleh dibuat, mereka memang sudah jauh lebih dahulu menjalin hubungan sedari 3 tahun yang lalu. Kalin tahu kenapa aku bisa mengetahui Eunmi?? saat di acara Star King tadi ekspresi Kyuhyun berubah seketika melihat gadis yang tertumpahi minuman tadi, terlihat sekali raut sedih dan cemas di wajah Kyuhyun. Ekspresi yang belum pernah sama sekali aku lihat dari Kyuhyun. Setelah gadis itu pergi, raut Kyuhyun terlihat sangat khawatir. Setelah 5 menit kemudian, akhirnya Kyuhyun kembali ke backstage lalu meminta ijin kepada Leeteuk hyung, entah mau kemana aku tak tahu sampai saat aku tanpa sengaja mendengar pembicaraan itu…

“Leeteuk hyung, aku harus mengejar Eunmi-ya” ucap Kyuhyun terlihat panik dan cemas terhadap yeoja tadi.

“Baiklah Kyuhyun, cepatlah kejar dia.  Namun bagaimana dengan kencan butamu dengan Seohyung huh??” tanya Leeteuk hyung sambil mengukir raut bingung di wajahnya.

“Tenang saja hyung, aku telah meminta ijin kepada manager dan ia setuju untuk mengundur kencan buta ini minggu depan. Baiklah sekarang aku pergi, annyeong!!” balas Kyuhyun seadanya lalu dengan cepat berlari ke arah tempat parkir Star King.

“Ne arraso Kyuhyun, hati-hati!” teriak Leeteuk hyung kepada magnae Super Junior itu.

Seketika otot-ototku melemas mendengar itu semua, para member SNSD lainnya pun menanyakan apa yang terjadi denganku namun aku hanya menjawabnya karena faktor kelelahan saja. Aku tidak ingin member SNSD yang lainnya tahu tentang soal ini. Cukup hanya aku yang mengetahui hal ini.

Author POV

Malam ini dilewati oleh 2 sejoli yang saling melepas rindu ini, sangat romantis apa yang mereka lakukan. Eunmi dan Kyuhyun pergi ke tempat ice skeating lalu bermain bersama di udara Seoul yang cukup dingin malam ini. Namun hal itu tidak sama sekali memadamkan rasa rindu mereka pada pasangan masing-masing. Ditemani dengan tawa mereka yang selalu mengiringi setiap langkah mereka.

“Kyuhyun oppa ini sudah jam 12 malam, sebentar lagi tanggal 13. Hari annyv kita oppa” ucap Eunmi kepada Kyuhyun yang sedang menggosokkan kedua tangannya itu.

“Ne chagiya, kujamin malam ini adalah malam yang tidak akan pernah kulupakan. Iya sebentar lagi, 1.. 2… 3… 4… 5…” balas Kyuhyun sambil mengeluarkan tangannya dari jaket tebal yang menutupi tangan putihnya itu.

“Ya!! Happy annyv chagiya, keep love and keep romantic with you. Longlast for us! ^^” ucap Eunmi dengan mengembangkan senyum kebanggaannya itu.

“Happy annyv too chagiya, saranghaeyo. Mian aku belum membeli hadiah untuk hari annyv kita, jeongmal mianhae tapi nanti siang aku akan membelikannya untukmu” balas Kyuhyun sambil mengelus kepala Eunmi.

“Nado nado saranghaeyo oppa. Aku tidak perlu hadiah berupa materi oppa, aku hanya ingin oppa selalu bersamaku.. itu sudah merupakan hadiah terindah untukku. Terimakasih untuk hari ini, kau membuatku sangat bahagia Oppa” ucap Eunmi sambil memegang dada Kyuhyun yang rata.

“Gomawo chagiya, aku tidak salah memilihmu. Mulai hari ini dan selanjutnya aku akan selalu menghubungimu, dan aku berjanji” ucap Kyuhyun lalu mencium sekilas pipi Eunmi.

“Aku juga seperti itu, aku sangat beruntung memiliki namjachingu sepertimu. Baiklah” ucap Eunmi lalu memberikan kelingkingnya untuk bertemu dengan kelingking Kyuhyun.

“Chagiya!!” teriak Kyuhyun sambil memasang wajah pura-pura terkejutnya.

“Waeyo???” jawab Eunmi dengan ternganga kaget karena kini Kyuhyun dengan mulus sudah mendaratkan ciumannya dibibiri cherry milik Eunmi.

“Mm..mph..mph.. opp..aa lepas..kann” ucap Eunmi tergagap-gagap karena merasa kehabisan oksigen disekelilingnya.

“Aniyo!! aku akan terus menciummu seperti ini!!” ucap Kyuhyun sembari mengeluarkan senyuman evilnya.

“Y..y..yaaa!!”

END

Ottokhae? ottokhae?? mian sekali kalau gaje T^T dan maaf kalau masih banyak typo-typo. Silahkan meninggalkan jejak disini!! ^^ jejakmu sangat berharga bagiku 😀

Don’t be Plagiarisme!! Don’t bashing!! gomawo 😉