[FF] Can You Remember Me?? (Part 2)

Title : Can You Remember Me??

Author : whiteee13

Maincast : Shin Chae Jin (You) , Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Shin Chae Rin

Supportercast : cari sendiri ya XDD

Genre : Romance, Life, Sad

Length : Chapter

A/N : Lohaaa lohaaa!!! ga usah banyak ba bi bu lagi, ayo kita mulai berimajinasi di dunia author! ^^

Preview

at 4 pm

Cho Kyuhyun POV

Akhirnya selesai juga tahap audisi pertama, sangat melelahkan sampai membuatku sempat tertidur. Oh iya aku baru ingat, mana Chae Jin? aishhhh bodoh sekali aku ini, bisa-bisanya aku tertidur disini. Karena aku berlari dengan cepat menuju tempat parkir SMTown aku tak sengaja menabrak seorang yeoja. Mian saya sangat menyesal, apakah anda terluka? ah aniyo gwenchanna ucap yeoja itu sambil merapikan tasnya yang berserakan akibat bertabrakan denganku. Aku pun melihat wajah yeoja itu dan ternyata… d.. dia.. Cha.. Chae.. Chae Jin..-ya ucapku dengan tergagap karena terkejut dengan apa yang dilihatku barusan. Mian, apakah saya mengenal anda? deggg….

Still Cho Kyuhyun POV

Apa yang aku dengar barusan?? ia tidak mengenalku?? apa yang terjadi dengannya??. Berjuta-juta pertanyaan berputar searah jarum jam di otakku. Seketika aku lemas mendengar pertanyaannya itu. Dan setelah itu ia pun meninggalkanku sendiri di tempat parkir Gedung SM Entertainment ini. Betapa perihnya hatiku ini, aku harus segera mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengannya saat ia berada di Paris. Pasti terjadi sesuatu dengannya disana.

at Shin family house

Shin Chae Jin  POV

Siapa namja tadi?? sepertinya ia terlihat sangat mengenaliku, tapi tunggu.. aku sama sekali tak mengenalinya bahkan melihatnya pun ini baru pertama kalinya. Hari yang aneh batinku. Aku pun segera naik ke kamarku yang berada di lantai 2. Aku sangat lelah hari ini namun hasil yang hari ini kudapatkan tidak lah buruk, karena aku berhasil masuk ke babak audisi berikutnya. Yeaaaaay!! teriakku dalam hati #memangnya hati bisa teriak thor?? #bisa-bisain lah hahaha #plakkkkkkkkk #buuukkkkkkkk #dzienggggggggg #abaikannnnnnnn. Aku pun menghempaskan tubuhku ke atas ranjang ukuran king size milikku, tulangku seakan-akan ingin patah-patah(?) semua. Kuingin memulihkan tenagaku yang baru saja kuhabiskan(?) untuk audisi hari ini, sungguh melelahkan.

Author POV

“Kyuhyun-ya, aku baru megetahui hal ini dari Chae Rin. Kemarin ia bilang padaku bahwa Chae Jin kembarannya sedang mengalami amnesia sementara” ucap Donghae yang terlihat sangat panik.

“MWORAGO?? apa yang kau katakan?? ah Tuhan kenapa semuanya menjadi rumit seperti ini” ucap Kyuhyun sambil menarik kerah putih Donghae dengan kasarnya lalu menghempaskannya begitu saja ke dinding.

“Jeongmal Kyuhyun-ya, itu semua benar. Saat dia berada di Paris ia mengalami sebuah kecelakaan yang cukup parah di bagian kepalanya, sehingga ia mengalami amnesia seperti ini. Kau harus mengerti Kyuhyun-ya, tidak ada yang tahu semuanya akan menjadi seperti ini” ucap Donghae sambil membenarkan kemejanya lalu berjalan mendekati Kyuhyun dan menepuk pundaknya yang kini mungkin terasa sangat berat karena masalah ini.

“Don..dongh..donghae-ya.. aku harus melakukan apa sekarang?? apa mungkin aku harus melupakannya begitu saja?? atau bagaimana?? pikiranku kini sekarang seakan-akan terasa buntu karena masalah ini” ucap Kyuhyun dengan nada bergetar lalu mengacak-ngacak gusar rambutnya yang berwarna pirang itu.

“Aniyo, sekarang kau harus istirahat dan tenangkan pikiranmu. Aku tahu ini semua pasti sangat berat untukmu Kyuhyun-ya, jangan sampai masalah ini mengganggu konsentrasimu di Super Junior. Sudah Kyuhyun-ya, tenang lah” ucap Donghae dengan nada yang lembut dibarengi dengan senyuman khas dari bibir tipisnya.

“Yakk!! apa katamu Donghae-ya??! kau bilang aku harus tenang sekarang??! aku tidak bisa!! kau tak mengerti bagaimana rasanya berada di posisiku, aku sudah mencarinya bertahun-tahun Donghae-ya. Dan apa?? aku harus menerima kenyataan bahwa dia tidak mengenaliku??!” balas Kyuhyun dengan tidak memberikan jeda sedikitpun untuk bernafas sama sekali, Kyuhyun kini terlihat sangat tertekan dengan semua kejadian yang menimpa Chae Jin kekasihnya itu. Mungkin kini Chae Jin tidak menganggap Kyuhyun sebagai kekasihnya lagi dan itu adalah kenyataan pahit yang harus diterima Kyuhyun.

“Hey Kyuhyun, kau kali ini harus mendengarkanku. Kau harus menenangkan dirimu terlebih dahulu, kalau kau tidak bisa berpikir bagaiman bisa kau menyelesaikan masalah ini”?? ucap Donghae dengan sabar tanpa meladeni bentakan dari Kyuhyun yang sedari tadi telah keluar deras(?) dari mulutnya.

“Hmm baiklah Donghae-ya, mian aku kasar terhadapmu. Jeongmal gomawoyo, aku tidak tahu harus melakukan apa sekarang” ucap Kyuhyun dengan nada suara yang sedikit serak, lalu memeluk Donghae dengan eratnya.

“Aniyo gwenchanna, baiklah sekarang lebih baik kau istirahat dulu. Jernihkan pikiranmu” ucap Donghae dengan sangat lembut terlebih ia sangat mengerti bagaimana perasaan seorang Cho Kyuhyun saat ini, sangat rapuh.

Kyuhyun POV

Setelah sekitar 3 jam aku tidur akhirnya akupun terbangun karena mendengar suara-suara berisik dari dapur. Aku yang penasaran pun berjalan perlahan mendekati sumber suara yang kudengar. Ah ternyata ada Siwon dan Eunhyuk di dapur, tumben sekali mereka berdua. Biasanya si Eunhyuk selalu bersama Donghae, ah ani belakangan ini yang paling terlihat adalah KyuHae. Pasti kalian bingung kenapa aku tidak bersama Sungmin hyung?? Sungmin hyung sedang mengambil cutinya untuk melakukan pemulihan pada kakinya 1 bulan ini, dan dengan terpaksa aku tidur sendirian. Sebenarnya Sungmin hyung bisa mengalami cedera pada kakinya karena saat di Music Bank minggu lalu, ia jatuh dan cedera yang dialami Sungmin hyung cukup parah sehingga membuat pihak SM mengambil tindakan untuk memulihkan kakinya yang cedera itu awalnya Sungmin hyung menolak kebijakan dari SM namun akhirnya ia menyetujuinya juga. Sungmin hyung melakukan pemulihan kakinya di Singapura, karena menurut dokter Seoul Hospital dokter yang dapat menangani Sungmin sekarang sedang berada di Singapura.. dan SM pun langsung membawa Sungmin hyung ke Singapura untuk mendapat pengobatan atau pemulihan total.

Setelah aku menambahkan jarakku dengan mereka, akhirnya aku dapat mendengar dengan samar-samar bahwa mereka sedang membicarakan peserta audisi hari ini.

“Hey Siwon hyung #padahal cuma beda 3 hari lahirnya XDD” ucap Eunhyuk kepada hyungnya ini.

“Hmm?? ada apa Eunhyuk?? Ohya kau tahu tidak, ada salah satu peserta audisi SM kali ini yang sangat menarik bagiku. Kemarin aku melihatnya saat audisi, dia sangat berbakat” ucap Siwon sambil mengulum senyum di bibir indahnya itu sehingga menampakan kedua lubang kecil di pipinya.

“Hahaha aniyo aku hanya ingin memanggilmu saja, iseng hehe. Benarkah hyung?? siapa namanya, siapa namanya?? namja atau yeoja??” balas Eunhyuk dengan menampilkan gummy smilenya yang dapat membuat para jewels berteriak histeris.

“Hmm namanya Shin Chae Jin hyuk-ya, dia sangat cantik dan ia juga memiliki aura magnet melebihi YoonA.. kudengar dari para juri dari audisi SM kemarin ialah peserta yang memiliki bakat terbaik. Ia dapat melakukan apapun, atau multitalent. Tentu saja yeoj, monyet..-_-” ucap Siwon dengan girangnya sambil melahap apel yang ada di tangan kanannya itu.

“Wah berarti ceritanya hyung lagi naksir ya sama seseorang, dan seseorangnya itu dia.. Shin Chae Jin. Ah aku penasaran seperti apa wujud(?) dari seorang Shin Chae Jin, sampai-sampai seorang Choi Siwon bisa menyukainya. Pasti dia adalah yeoja yang sangat beruntung haha” ucap Eunhyuk sambil mengambil air dingin dari kulkas berpintu tiga yang ada di dapur.

“Mungkin, aku sangat tertarik dengannya. Bahkan ketertarikanku dengannya melebihi ketertarikan ku dengan Stella, kukira kali ini aku benar-benar menyukainya #ya pasti kalian tahu kan soal stella??” ucap Siwon dengan wajah yang diukir dengan senyum indahnya.

Deg… apa yang aku dengar barusan?? Siwon hyung menyukai Shin Chae Jin?? apa aku tidak salah dengar??. Ya Tuhan masalah apa lagi yang akan menimpa hubunganku dengan Chae Jin, aku tidak siap untuk kehilangannya Tuhan. Tiba-tiba otot-ototku melemas seakan-akan aku akan pingsan sekarang, namun aku tahan karena aku tidak mau mereka tahu bahwa aku ada disini. Dengan langkah perlahan aku pun berjalan kembali ke kamarku, lalu kukunci pintu kamarku lalu melemparkannya kesembarang arah. Aku sudah bingung apa yang harus aku lakukan sekarang ini. Aku tidak mau kehilangan dia, sungguh aku tidak mau kehilangan dia. Sudah cukup aku beberapa tahun ini kehilangan dia, aku tidak mau untuk kedua kalinya kehilangan dia.. ani kuralat benar-benar kehilangan dia. Tapi bayangkan saja sainganku kali ini adalah Siwon hyung. Namja yang bisa dikatakan sangat sempurna. Dan di satu sisi aku tidak bisa berkompetisi dengan hyungku sendiri, apa lagi dia juga merupakan member Super Junior, sama sepertiku. Sebenarnya aku takut untuk melakukan persaingan secara diam-diam ini, namun apa dayaku. Egoku kini lebih menguasai diriku dari pada kedewasaanku. Entah kemana kedewasaanku kini. Namun 1 hal yang kutahu, aku harus mendapatkan Chae Jin.

Shin Chae Jin POV

Hari ini adalah hari audisiku yang ke 2 dan ternyata peserta yang tersisa untuk masuk ke babak ini dapat kutebak dengan hitungan jari. Wah sepertinya hari ini akan menjadi hari yang sangat melelahkan sekaligus menjadi hari yang sangat membahagiakan.

“Noona Shin Chae Jin, silakan masuk” ucap seorang staff SM Entertainment kepadaku.

“Ne, gamsamida” ucapku singkat sembari menyunggikan senyum tipisku.

“Kau pasti adalah yang terbaik dari banyaknya peserta yang datang kemarin. Ayo tunjukkan kelebihanmu” ucap seorang juri memakai mantel hitam dan menutupi matanya dengan kacamata hitam.

“Baiklah” ucapku singkat lalu dengan cepat aku meliuk-liukan badanku sesuai dengan musik yang mengalun serta tak lupa aku bernyanyi dengan power semaksimal mungkin. Alhasil dapat kulihat para juri takjub melihat penampilanku barusan. Bahkan 2 dari 3 juri yang ada memberikanku standing ovicience mereka. Ah sungguh senang sekali, namun walaupun mendapat sanjungan luar biasa dari para juri tidak dapat menjamin aku bis aaman dalam posisi ini. Akhirnya peserta yang ikut audisi hari ini sudah habis dan aku harus menunggu selama satu jam untuk mengetahui hasilnya. Untung saja tadi aku memutuskan untuk membawa pspku, jadi aku tidak terlalu bosan untuk menunggu pengumuman tersebut.

Tiba-tiba saja saat aku mulai berdiri untuk membeli minuman kaleng di counter minuman yang berada tepat di depanku, seorang pria tinggi menabrak tubuhku sehingga pspku jatuh begitu saja ke tanah.

“Mian, biar aku menggantinya” ucap si namja yang barusan saja menabrakku.

“Tidak usah, biarkan saja” ucapku dengan mengulum senyum di atas bibirku.

“Tidak, aku harus menggantinya. Aku minta nomor handphonemu untuk menghubungimu nanti” ucapnya dengan rasa bersalah sembari mengeluarkan ponselnya yang sedari tadi berada di saku jaketnya.

“Tidak, tidak usah. Kau tidak perlu menggantinya. Lagi pula ini kesalahanku juga tidak melihat kanan atau kiri saat beridiri” ucapku dengan menundukkan badanku.

“Hey kau tidak salah sama sekali noona, aku yang salah. Cepat berikan nomormu, kalau tidak aku akan merasa bersalah kepadamu seluruh hidup” ucapnya dengan nada yang terdengar lembut.

“Baiklah, ini” ucapku sambil memberika secarik kertas kepadanya yang bertuliskan namaku beserta nomor handphone yang bisa ia hubungi.

“Gamsahamnida” ucapnya sambil membungkukan badannya.

“Ne” ucapku singkat sambil memberikan senyum terbaikku, entah kekuatan dari mana kurasakan jantungku berdegup begitu kencangnya saat melihat namja misterius itu.

“Shin Chae Jin-ssi, selamat mulai sekarang kau menjadi trainee di SM Entertainment. Cukkhae” ucap salah satu juri kepadaku.

“Jeongmal?? gamsahamnida Jae Won-ssi” ucapku dengan riangnya dibarengi dengan lompatanku kesana kemari(?)

“Bagaimana kau bisa tahu namaku??” tanya juri itu kepadaku.

“Hehe aku melihat name tag di saku jasmu hehe” ucapku dengan senyum yang tak pernah berhenti keluar dari mulutku.

Author POV

“Hey Siwon-ya, kenapa kau senyam-senyum sendiri hah??” tanya Kyuhyun dengan raut wajah bingung melihat kelakuan hyungnya yang satu ini sekarang sudah seperti orang gila #dikejeerrrrrr siwonestttttttttt

“Aku mendapatkan nomor handphone yeoja yang aku sukai keke” ucap Siwon dengan malu-malu sambil memutar-mutar secarik kertas yang sedari ia pegang.

“Mwo??!” ucap Kyuhyun dengan cepatnya sampai-sampai kopi mocca yang sedari tadi ia minum menyembur ke arah muka Shindong yang sedari tadi ada di depannya.

“Yakk evill!!! kau jorok sekali!!!” pekik Shindong tidak terima karena mukanya dinodai(?) oleh Kyuhyun.

“Hey kenapa kau begitu kaget huh??!” tanya Siwon dengan wajah bingungnya melihat ke arah Kyuhyun.

“Ani..aniyo aku hanya tak sengaja tersedak” ucap Kyuhyun gelagapan sambil mengambil tisyu yang ada di meja ruang tamu untuk mengelap wajah Shindong yang terkena semburan mautnya(?)

“Hey!! cepat lap mukaku ini!!” teriak Shindong kepada Kyuhyun dengan mata yang berapi-api(?)

“Yak!! kau ini kenapa sih?? kenapa lebih emosian hari ini?? apa kau sedang datang bulan hyung??” tanya Kyuhyun dengan wajah polosnya.

“KYUHYUUUNNNN!!” teriak Shindong yang kerasnya seperti toak sehingga para member Suju yang lain pun turun melihat apa yang terjadi dengan KyuMin.

“Hey diam kalian berdua!!” teriak Leeteuk dari lantai 2, yang segera menuju lantai 1 untuk menemui 2 boca tengil yang kini sedang beradu mulut.

“Lihatlah hyung muka aegyoku ini, muka ini sudah ternodai oleh Kyuhyunn” ucap Shindong dengan menunjuk-nunjukkan mukanya.

“Ya mian sih hyung. Aku kan udah minta maaf, Shindong hyungnya aja yang emosian. Lagi datang bulan kali dia” ucap Kyuhyun blak-blakan dan diakhiri dengan jitakan keras dari Leeteuk.

“Kalian berdua ini!! minta maaf sekarang, dan kau Kyuhyun cepat bersihkan wajah Shindong” ucap ucap Leeteuk sembari memberikan sapu tangan berwarna hitam miliknya kepada Kyuhyun.

“Ne ne, arraso” ucap Kyuhyun dengan malas lalu mengambil sapu tangan di tang Leeteuk.

“Heh kau Siwon, kau gila atau apa?? kenapa di kondisi seperti ini kau masih bisa saja senyum-senyum seperti itu??” tanya Donghae heran melihat kelakuan Siwon yang sangat aneh menurut semua member.

“Aniyo, aku naik dulu ya” ucap Siwon lalu mendahului mereka semua naik ke atas untuk beristirahat.

“Ada apa dengan Siwon?? apa dia baru saja terbentur??” bisik para member Suju yang lainnya dengan bingung.

“Tidak, dia baru saja mendapatkan nomor handphone gadis yang ia sukai” ucap Kyuhyun dengan raut wajah cemberut, dan ternyata para member menyadari perubahan raut di wajah Kyuhyun.

“Hey maknae, jangan bilang kau cemburu??” ledek Eunhyuk sambil menampilkan deretan giginya yang berderet rapi di tempatnya.

“Bukan urusanmu monyet” ucap Kyuhyun malas sambil melemparkan sapu tangan yang tadi diberikan Leeteuk padanya, dan pergi begitu saja keluar dorm.

Donghae yang baru menyadari kalau gadis yang dimaksud Kyuhyun adalah Chae Jin, ia pun pergi untuk menyusul Kyuhyun.

“Aku keluar sebentar” ucap Donghae dengan cepatnya lalu berlari keluar dari dorm.

“Hey 2 mahluk itu kenapa??” tanya Ryeowook dengan wajah yang bingung.

“Aniyo. Tapi menurutku EunHae couple akan tergeser dengan KyuHae couple” ucap Yesung dengan santainya lalu melenggang pergi meninggalkan member Suju yang lain untuk memberi makan ddangkoma kesayangannya.

“ANIYOOO!!!” teriak Eunhyuk dengan kerasnya sampai-sampai Siwon yang berada di ataspun berteriak memerahi Eunhyuk.

“Hey monyet, aku sedang tidur!!” teriak Siwon dari kamarnya.

“Diam kau monyet!! sudah, kembali ke kamarmu” teriak Leeteuk sambil membungkam mulut member Super Junior yang baru saja mengeluarkan toak masjid(?) yang ia miliki.

——————————————————————————-

“Kyuhyun-ya, apa gadis yang disukai oleh Siwon itu Shin Chae Jin??” tanya Donghae yang jaraknya kini  sudah mulai dekat dengan Kyuhyun

“Hmm kita bahas di cofee eommaku saja” ucap Kyuhyun lemah sambil mengelap keringat yang bercucuran sejak tadi dari pelipisnya.

Kyuhyun POV

Setelah masuk ke cofee milik eommaku, akhirnya aku dan Donghae lebih memilih untuk duduk di meja nomor 13.

“Kyuhyun, benarkah apa yang kukatakan tadi??” tanya Donghae kepadaku dengan antusiasnya.

“…..” hening, tidak ada 1 kata pun yang keluar dari mulutku.

“Kyuhyun, jawab aku. Apakah gadis yang disukai Siwon adalah Shin Chae Jin??” ucap Donghae dengan lembut kepadaku.

“Aku tidak mau membahasnya Donghae” ucapku lemah sambil menahan cairan bening yang rasanya ingin sekali aku tumpahkan disini, namun aku tidak bisa. Aku putuskan untuk memegang erat tangan Donghae untung menenangkan pikiranku, dan…..

“Cekreekk cekrekkkk cekrekkkk”

—-Paparazzii—-

Keesokan Harinya

Untuk sekian lama baru hari ini Eunhyuk membaca majalah, ya maklum saja ia benci untuk membaca. Tapi entah kenapa hari ini ia memiliki hasrat untuk membaca dan tiba-tiba saja ia shock melihat judul cover majalahyang sedari tadi ia pegang.

“KyuHae Couple Akankah Mengalahkan EunHae Couple??”

TBC

Otthe?? jelekkah?? baguskah?? mian kalau masih ada typo-typo yang kurang berkenan(?) di hati para readers T^T tapi overall aku udah berusah menyelesaikan ini walaupun lama. Author soalnya baru selesai uas nih hehe ^^ dan ternyata nilai author meningkat wohooooooooooooooo #ehh kok jadi curhat sih #plaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk.  Part selanjutnya akan dibuat, tapi jangan pernah bosan menunggu ya! XD RCL please, tinggalkan jejakmuuuu!! X) Gomawo readersku tercintahhhhh 😉 :3

[FF] Your Love Change My World (Part 3)

Title : Your Love Change My World

Maincast : Im YoonA, Lee Donghae, Tiffany

Supportercast : temukan sendiri chingudeul XD XD

Genre : Romance, Life, Chapter, Sad

A/N : Halooo haloooooo readers!! ^^ kini author membawa part 2 dari ff “Your Love Change My World”, tak usah berbabibubebo lebih baik lansung berfantasi di dunia author!! ^^ mian kalau masih ada typo, karena author juga seorang manusia T^T tapi gomawoyo chingudeul sudah mau menyempatkan waktunya untuk mengunjungi blogku XD XD sungguh-sungguh tersanjung(?). Ayo lanjut ke part 2!!

Preview

at Taman Seoul

Kini aku dan Donghae sudah sampai di depan taman Seoul, 1 kata yang dapat mendeskripsikan taman ini.. INDAH. Pemandangan beraneka bunga yang ada disini ditambah dengan anak-anak kecil yang bermain-main di taman playground yang ada disini sangat menyenangkan. Disini juga banyak para pedagang yang menjual beraneka jenis makanan & minuman, ah lengkap sekali tempat ini. Aku pun yang sedari sempat tertegun dengan keindahan Taman Seoul disadarkan oleh seorang namja yang tak lain adalah Donghae.

“YoonA-si, kau mau es krim tidak??” tanya Donghae dengan sangat ramah kepadaku.

“Ah? ne gomawo oppa. Aku mau yang coklat hehe” ucapku sambil tersenyum-tersenyum sendiri, karna kalian tahu kenapa?? aku sangat menyukai es krim coklat. Dan ini lah saat yang tepat untuk bersantai sambil memakan es krim coklat hanya berdua saja dengan Donghae.

“Tunggu sebentar YoonA-ya” ucap Donghae sembari meninggalkanku perlahan dari dimana tempat aku duduk, yaitu di kursi taman.

Aku akhirnya memilih untuk menunggu Donghae disini sambil mengecek iphone5ku yang kumasukkan ke tas kulit putih yang sedari tadi bergantung di tanganku. Bermain game, memutar lagu, dll. Sudah 1 jam aku menunggu Donghae disini, namun ia tidak kunjung datang. Dimana dia?? kini perasaanku merasa tidak tenang, aku pun segera mencarinya ke seberang jalanan tempat pedagang es krim itu berjualan, walaupun sedikit jauh namun masih dapat tertangkap oleh indra penglihatanku. Eh kenapa disitu ramai?? aku pun dengan tergesa-gesa mendekati kerumunan tersebut, dan aku pun perlahan mendorong pelan orang-orang yang menutupi jalanku untuk mendekati seseorang namja yang kudengar tertabrak sebuah truk 1 jam yang lalu. Dan kalian pasti tidak percaya, namja itu membawa 2 es krim ditangannya dan ia memakai sebuah gelang yang sangat tidak asing bagiku.

“DONGHAEEEEE OPPA!!!”

YoonA POV

at Seoul Hospital

“Hwaaaaaaaaa ottokhae?? ottokhae Tiffany?? apa yang harus aku lakukan sekarang?? aku tidak mau untuk kedua kalinya kehilangan seseorang yang sangat aku cintai” ucapku tanpa jeda yang menampakan kekhawatiranku kepada Donghae sekarang.

“Sudahlah YoonA, percaya padaku Donghae pasti kuat. Donghae pasti bisa sehat kembali seperti sedia kala” ucap Tiffany sambil mengelus pelan pundakku yang sedari tadi naik turun tak beraturan.

“Tiffany, aku takut. Aku trauma dengan kecelakaan seperti ini” ucapku dengan pelan kurasakan kakiku kini sangat lemas dan untuk berdiri pun aku rasa aku tak sanggup.

“Sudah tenanglah jangan seperti ini terus. Percayalah kalau Donghae akan baik-baik saja” ucap Tiffany dengan wajah yang terlihat sangat khawatir terlebih ia adalah saudara sepupu Donghae.

“Tiffany bagaimana keadaan Donghae?? kenapa ia bisa seperti ini??” tanya seorang perempuan paruh baya yang kuyakin dia adalah eomma Donghae. Karena wajahnya sangat lah mirip dengan Donghae.

“Aniyo ahjumma tenang, dia tadi tertabrak sebuah truk dan truk tersebut melarikan diri begitu saja” terang Tiffany kepada nyonya Lee yang sedari tadi raut wajahnya terlihat sangat khawatir dengan keadaan anaknya saat ini.

“Bagaimana ahjummamu ini bisa tenang?? Donghae oppa sekarang dalam keadaan kritis Tiffany” teriak eomma Donghae kepada Tiffany dapat kurasakan di setiap perkataannya dia sangat khawatir dengan keadaan Donghae, wajar saja seorang ibu khawatir terhadap anaknya. Aku menyesal andai saja aku tidak mengiyakan tawarannya tadi, pasti Donghae sekarang masih berada disampingku.

“Eomma, hyung kenapa?? hyung baik-baik saja kan eomma??” tanya seorang anak kecil berkuncir dua yang sedari tadi menggandeng tangan perempuan paruh baya itu.

“Gwenchanna Hyenim, oppamu tidak kenapa-kenapa. Ayo kita duduk disana” ucap eomma Donghae kepada yeoja kecil itu yang dapat kuketahui bahwa yeoja manis itu adalah adik kecil Donghae.

“Baiklah eomma, lagi pula Donghae oppa kan sudah janji kepadaku untuk bermain bersamaku. Tidak mungkin ia melupakannya” balas yeoja manis yang bernaa Hyenim itu sambil menyunggingkan senyum tipis dibibirnya. Sungguh manisnya adik Donghae batinku.

“Ya YoonA-ya??! kenapa kau diam saja huh??” tanya Tiffany kepadaku sambil menyenggol lengan kiriku.

“Aku memangnya mau berbicara apa??” tanyaku dengan wajah seinnocent mungkin, ya kalian pasti mengerti apa yang kukatakan barusan. Aku bukan siapa-siapa Donghae oppa, kenapa aku harus berbicara dengan eommanya?? sangat tidak enak sekali.

“Kau ini berpura-pura bodoh atau apa sih YoonA-ya, kau ini kan ‘teman dekat’ Donghae, sudah selayaknya kau memberikan penjelasanmu kepada orangtuanya Donghae. Ah kau ini” ucap Tiffany tidak terima kepadaku karna seakan-akan aku menganggap hal barusan ini adalah hal yang sangat sepele.

“Ya mungkin aku bodoh” ucapku datar sambil berjalan pergi meninggalkan Tiffany dan segera menghampiri dokter yang baru saja keluar dari ruangan Donghae.

“Bagaimana keadaannya dokter??” tanya eomma Donghae kepada dokter tersebut lalu aku pun mulai menyimak apa jawaban yang akan keluar dari mulut dokter tersebut.

“Apakah kau keluarganya??” tanya dokter tersebut sambil mengalungkan alat kedokterannya #author lupa apa namanya XD XD #abaikannn

“Iya saya eommanya dok, bagaimana keadaan anak saya Donghae??” tanya perempuan paruh baya itu sambil menggenggam erat tangan Hyenim yang sedari tadi memang ada di sampingnya.

“Hmmm maaf ada yang harus saya bicarakan dengan anda, mari ikut ke ruangan saya” ucap dokter tersebut, terdengar nada kecemasan dari perkataan dokter tadi. Ah aku semakin penasaran dengan apa yang ingin dikatakan dokter kepada eomma Donghae, semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk dengannya.

“Baiklah, permisi.. kau temannya Donghae kan??” tanya eomma Donghae kepadaku.

“Ne ahjumma, ada yang bisa saya bantu??” entah kenapa bahasaku berubah menjadi sebaku ini.

“Boleh aku titip Hyenim kepadamu?? aku ingin ke ruangan dokter sebentar” ucap eomma Donghae sambil menyunggingkan senyum tipisnya kepadaku.

“Ne tentu saja” ucapku singkat lalu membalas senyuman hangat dari nyonya Lee barusan.

“Hyenim-ya, eomma mau berbicara dengan pak dokter dulu. Kau disini bersama kakak ini ya, namanya YoonA eonni. Jangan nakal ya” ucap eomma Donghae kepada anak terkecilnya itu sambil mengusap puncak kepalanyaa.

“Ne eomma, ayo kita main eonni” ucap Hyenim sambil menarik pelan tanganku dan tak lupa menyunggingkan senyum riangnya kepadaku, ah sungguh manisnya anak ini. Beruntung sekali Donghae oppa memiliki dongsaeng seperti Hyenim.

“Baiklah, kau sudah siap??” tanyaku dengan nada menggoda sambil memberikan wink andalanku.

“Tentu saja!” teriak Hyenim kepadaku.

“Hey ini rumah sakit Hyenim-ya, ssstttt” ucapku sambil menjitak pelan puncak kepala Hyenim.

“Ah appo!! Ohya aku lupa hehe mian” ucap Hyenim dengan wajah polosnya, ah betapa imutnya kau Hyenim batinku.

“Baiklah gomawo YoonA-shi” ucap eomma Hyenim kepadaku, Ya Tuhan karena Hyenim aku sampai lupa kalau eomma Hyenim masih ada disebelah kami.

“Ne cheonmanneyo ahjumma” balasku sambil menampilkan(?) rentetan gigiku yang putih ini #senyummmm pepsodentttttt #hey author kau ini menggangu saja!! #peaceee readers! ._.v back to story xD

Author POV

Kini Hyenim sedang bermain dengan YoonA dan Tiffany di taman bermain yang berada di rumah sakit ini. Dan sedangkan ditempat lain ada seorang perempuan paruh baya yang kini tengah sangat cemas dengan keadaannya, siapa lagi kalau bukan eomma Donghae. Ia kini sedang berbicara serius dengan dokter mengenai kecelakaan yang baru saja dialami oleh anaknya.

“Dokter, bagaimana keadaan anak saya Donghae??” tanya perempuan paruh baya itu kepada seorang laki-laki yang memakai jas putih lengkap dibadannya.

“Hmm begini nyonya Lee, Donghae mengalami benturan yang cukup keras dikepalanya. Dan karena benturan itu untuk sementara waktu Donghae kehilangan sebagian ingatannya” ucap dokter itu sangat pelan, ia sangat tahu pasti perempuan paruh baya didepannya ini akan sangat shock setelah mendengarkan ucapannya barusan ini.

“MWO??? kau tidak bercanda kan Kang Dong-sii” balas perempuan paruh baya itu, kini badannya serasa tidak mampu bekerja dengan baik. Ia tidak bisa menerima kenyataan yang diterima olehnya saat ini.

“Saya tidak bercanda nyonya, ini lah kenyataan yang ada. Namun ini hanya amnesia sementara dan dapat pulih kembali” ucap dokter tersebut kepada eomma Donghae yang diyakini saat ini sangat bingung harus melakukan apa dengan anaknya itu.

“Baiklah dokter, lalu bagaimana cara untuk mengembalikan ingatan anak saya itu??” tanya eomma Donghae yang sedari tadi terlihat sangat cemas dan khawatir dengan keadaan anaknya.

“Sebenarnya ada. Yang pertama ia harus mengalami kecelakaan yang mengakibatkan benturan di kepalanya lagi dan kedua biar waktu yang memulihkannya. Jika ada orang-orang yang mau membantu Donghae untuk mengingat masa lalunya dulu, lambat laun ingatan Donghae akan dapat kembali seperti semula” ucap dokter tersebut panjang lebar sambil membuka tutup lembaran-lembaran yang sedari tadi ia bawa.
“Baiklah dokter terimakasih, kalau begitu kapan ia bisa pulang??” tanya perempuan paruh baya itu kepada dokter.

“Lusa sudah boleh pulang, ingat jangan memaksakan Donghae untuk mengingat semuanya. Memori Donghae akan kembali secara bertahap” ucap dokter sambil menuliskan resep obat yang akan ia berikan kepada Donghae.

“Baiklah, saya bisa membeli resep obat ini dimana dok??” tanya nyonya Lee kepada dokter Kang Dong.

“Nyonya belok ke kiri setelah keluar dari ruangan ini, lalu terus saja lurus dan nanti anda akan bertemu dengan apotek rumah sakit ini. Dan berikan resep ini” ucap dokter tersebut sambil menunjukan arah jalan yang dimaksud kepada nyonya Lee.

“Gomawoyo dokter” ucap eomma Donghae sambil membungkukan punggungnya sampai membentuk sudut 90 derajat.

“Ne” balas sang dokter sambil memberikan senyuman tipis di bibirnya yang tipis itu.  Tak lupa juga ia membungkukan badannya membalas perlakuan(?) nyonya Lee yang ada di hadapannya.

————————skip two days—————————–

YoonA POV

Eomma Donghae bilang padaku bahwa Donghae mengalami amnesia sementara, entah mengapa tiba-tiba saja dadaku serasa sesak mendengarnya. Aku takut kalau Donghae melupakan memorinya bersamaku, tapi kau harus buang jauh-jauh pikiran buruk itu YoonA. Aku pun mulai membantu orang tua Donghae untuk membereskan dan membawakan koper yang Donghae bawa sejak tinggal di rumah sakit. Ya hari ini aku sangat senang dengan kepulangan Donghae dari rumah sakit namun aku juga hari ini sangat takut, ya pasti kalian tahu apa yang aku takutkan.

“Tiffany-ya, aku harus bagaimana?? aku belum siap jika Donghae melupakanku” ucapku dengan pelan kepada Tiffany sambil menekukan mulutku.

“Kau ini jangan berpikir macam-macam YoonA-ya” ucap Tiffany sembari membereskan barang-barang Donghae yang masih ada di rumah sakit, ya memang eommanya menyuruh Donghae terlebih dahulu dan nanti barang-barangnya akan dibawakan oleh appanya, Tiffany dan aku. Setelah itu kami baru menyusul ke rumah untuk bertemu dengan Donghae.

“Arra-arra Tiffany-ya” ucapku sambil memanyunkan bibirku. Wajahku sejak pagi tadi memang selalu terlipat(?) karena memikirkan hal yang bukan-bukan(?). Ah ayolah YoonA, pikiran macam apa itu.

Ah akhirnya kami pun selesai membereskan semuanya, dan sekarang kami akan bergegas pergi ke rumah Donghae. Ya aku sangat tidak sabar untuk menemuinya. Namun aku juga khawatir, aku sangat takut kalau ia melupakanku.

at Donghae House

Author POV

Kini mereka sudah sampai di rumah Donghae dengan membawa segala bawaan(?) mereka yang sedari tadi sudah mereka siapkan. Terlihat sosok namja tampan yang tengah bermain piano putih di tengah ruangan keluarga. Siapa lagi kalau bukan Donghae. YoonA dan Tiffany sangat senang melihat kondisi Donghae yang bisa dikatakan sangatlah baik dan sentosa(?). Dan untuk pertama kalinya YoonA melihat aksi Donghae dalam memainkan tuts-tuts piano, sangat lah handal batin YoonA. YoonA pun dengan perlahan mendekati Donghae, ia ingin memastikan apakah Donghae melupakannya atau tidak.

“Donghae, bagaimana kabarmu??” tanya YoonA seraya mengukirkan senyum manis diatas bibirnya.

“Hmm? mian kau siapa??” tanya Donghae dengan wajah bingung melihat sosok wanita cantik yang sekarang ini ada didepannya.

“Kau tidak mengingat YoonA Hae??” ucap Tiffany yang memotong sebentar pembicaraan Donghae dan YoonA, dapat terlihat jelas raut kecewa Yoona karena perkataan Donghae barusan.

“Ani aku tidak tahu ia siapa. Memanganya dia siapa Tif??” tanya Donghae yang kini sudah mulai memperhatikan 2 yeoja yang sedari tadi menatapnya aneh. Atau mungkin lebih tepat dikatakan kalau mereka berdua kini tidak percaya akan sosok Donghae yang baru(?)

“Dia YoonA, kau tidak mengenalnya??” tanya Tiffany sambil memasang wajah penasaran kepada Donghae, diikuti dengan Yoona yang sedari tadi menahan tangisnya yang ingin meledak sekarang juga.

“YoonA?? aku tidak tahu sepertinya” jawab Donghae dingin lalu mulai beranjak meninggalkan mereka berdua yang kini terpaku di tempat mereka duduk. Sebenarnya Donghae merasa bahwa ia mengenal gadis yang bernama YoonA tersebut, namun ia masih ragu akan perasaannya tersebut.

YoonA POV

Donghae yang kukenal kini sepertinya sudah berubah menjadi Donghae yang pendiam dan super duper(?) cuek. Setahuku  dulu ia sangat lah dekat dengan Tiffany, namun sekarang?? keadaan tersebut berbalik 180 derajat dari sebelumnya. Memang sudah beberapa hari ini aku baru berkenalan ke 2 kalinya dengan Donghae, namun tidak ada peningkatan yang baik dengan hubungan kami. Bahkan aku sempat mendengar gosip bahwa ia akan mengambil cuti kuliah sementara karna diterima menjadi trainee di sebuah perusahaan entertainment terbesar di Korea Selatan bernama SM Entertainment. Aku sebenarnya sangat syok mendengarkan berita dari Tiffany ini, namun apa daya semua ini memanglah kenyataannya.  Padahal setahu Tiffany Donghae tidak pernah bercita-cita menjadi seorang entertainment. Namun karena seseorang artis yang memikat hatinya ia memutuskan untuk terjun ke dunia entertainment, dan Donghae pun diterima pada sebuah audisi SM pada 2 pekan yang lalu. Aku sebenarnya sangat penasaran siapa yeoja yang berhasil memikat hati pria tampan seperti Donghae, pasti ia adalah wanita yang sangat beruntung. Dadaku seketika terasa sangat sesak mendengar berita yang kupikir adalah berita buruk untukku. Namun apa boleh buat aku hanya lah kenangan Donghae yang sudah ia lupakan. Kami pun sudah merampungkan tugas drama kami, dan kini lah saatnya aku pasti sudah tidak akan bertemu dengan Donghae lagi.

Donghae POV

Hey hari ini aku mulai trainee di SM entertainment, waktuku kecil aku tidak pernah bercita-cita untuk menjadi seorang entertainer karena menurutku persaingan di dunia entertainer Korea Selatan sangat lah ketat(?). Tidak sedikit berita tentang artis atau orang biasa yang bunuh diri karna depresi akan persaingan yang sangat ketat di Korea. Namun kini niatku menjadi seorang entertainer sudahlah bulat. Kau mau tahu kenapa aku sekarang ingin sekali menjadi seorang entertainer?? karena aku ingin lebih mengenal sosok yeoja yang belakangan ini sangat kukagumi di layar kaca. Ya namun setelah ini bisa kupastikan aku akan lebih dekat dengannya di kehidupan keseharian kami. Kalian pasti tahu ia siapa, ia adalah seorang member Girlband terkenal di Korea Selatan. Dia adalah.. #jengjengjengjeng #jegeeeeerrrrrrrrrrrrrrr

TBC

Otthee?? bagaimanaaa?? seru tidak?? xD mian sekali karna baru mengeluarkan(?) lanjutan chapter dari part 2 terlalu lama T^T kalian mau tahu kenapa?? # ga ada yangg mau tau thoorrr-__- #Hahaha yasudahah u,u Ohya lanjut lagi disini author bakal nambahin cast gitu tapi bingung mau masukin castnya siapa. Sebenernya udah ada sih, tapi author ingin lebih berinteraksi dengan para readers hehe 😀 RCL pleasee 😉 tinggalkan jejak dora ya *ehhh hehe Gomawo readers 🙂